Membuang sampah ke sungai merupakan kebiasaan yang harus segera
ditinggalkan. Kebiasaan ini jelas menjadi sebab terjadinya pencemaran terhadap
sungai. Salah satunya dapat terlihat di Sungai Liku yang berada di Kota
Sanggau.
Pemnerintah sejauh ini telah menggalakkan program Sanggau Bersih. Sejak
subuh hari akan dijumpai petugas kebersihan di setiap sudut kota melakukan
pembersihan baik jalan maupun tempat-tempat umum. Untuk kebersihan sungai,
petugas turut dilengkapi dengan perahu.
Kepala BLHKPK Sanggau, F. Marinus kepada harian ini menyampaikan
bahwa persoalan sampah ini merupakan tanggung jawab bersama. Harus ada kesadaran
dari masyarakat terutama dalam hal membuang sampah pada tempatnya.
“Buang sampah pada tempatnya. Jangan buang sampah di sungai agar tidak
mencemari sungai kita. Karena sungai ini untuk kepentingan bersama. Kalau sudah
tercemar akan muncul dampak lingkungan lainnya,” jelas dia ditemui belum lama
ini.
Dikawasan kota, kata dia, sejumlah tempat sampah sudah disediakan dengan
jumlah yang banyak. Hal ini untuk mempermudah masyarakat ketika akan membuang
sampah. Dia berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan agar sampah tidak
terbuang disembarang tempat.
“Kalau lingkungan kita bersih pasti indah dipandang mata. Fasilitas yang
sudah dipersiapkan seharusnya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Nah,
sekarang tinggal bagaimana masyarakatnya mau sadar kebersihan atau tidak,”
katanya.
Ditanya soal petugas kebersihan, dia menyampaikan sejauh ini petugas
kebersihan yang ada lebih dari cukup untuk menangani kebersihan diwilayah Kota
Sanggau. “Kalau untuk menangani kebersihan di kota masih bisa diatasi,” tegasnya.
(*)


Post a Comment